

Di sudut jalan sederhana, ada sosok yang tak pernah menyerah pada keadaan. Namanya Pak Tiran, usia 103 tahun.
Di usia yang seharusnya menjadi masa istirahat, beliau masih berjuang sendiri mencari nafkah. Istrinya telah lama meninggal, dan kini beliau menjalani hari-harinya seorang diri.
Setiap hari, Pak Tiran duduk di pinggir jalan menjual kripik. Kripik itu bukan hasil produksinya sendiri—beliau mengambil dari orang lain, lalu menjualnya kembali dengan keuntungan hanya Rp1.000 per bungkus.
Seribu rupiah. Nilai yang mungkin kecil bagi kita, tapi sangat berarti untuk beliau bisa makan dan bertahan hidup hari itu.
Melalui proyek ini, kami mengajak teman-teman semua untuk ikut membantu Pak Tiran.
Bukan hanya dengan donasi, tapi juga dengan melarisi dagangan beliau agar hari ini beliau bisa pulang dengan senyum dan harapan.
Mari bersama kita bantu Pak Tiran:
Setiap bantuan dari kamu, sekecil apa pun, sangat berarti. Karena bagi Pak Tiran, itu bukan sekadar uang—tapi bukti bahwa beliau tidak sendiri.
Bersama kita bisa. Hari ini, kita habiskan dagangan Pak Tiran.
‼️DISCLAIMER‼️
Kampanye ini merupakan tugas proyek Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Transaksi Digital dan Fintech Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISNU Jepara.
Segala isi dan publikasi merupakan tanggungjawab sepenuhnya dari kelompok 8 yang beranggotakan: