Jerit Tangis hingga Sholawat Warnai Sunatan Massal di Pecangaan

Jepara – Sebanyak 47 anak mengikuti sunatan massal yang digelar di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama’ (MWC NU) Kecamatan Pecangaan, Ahad (29/11/2020). Pimpinan Cabang (PC) LAZISNU bersinergi dengan PC Fatayat NU dan PC NU Jepara menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB. Peserta merupakan anak yatim dan dhuafa dari kecamatan Pecangaan, Kedung, Welahan dan Kalinyamatan yang dikordinir oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU di kecamatannya masing-masing.

Raut wajah diantara para peserta terlihat beragam. Ada yang tampak bersedih, takut, sebagian lainnya tidak terlihat sedih bahkan cuek dengan keadaan dan lebih memilih fokus dengan gawainya. Namun keadaan semakin histeris ketika peserta sunatan mulai memasuki ruang sunat.

Banyak akal orang tua, dari mulai mengajaknya bercerita, menutupi matanya dengan peci, mengajak sholawatan hingga memberikan gawai agar anak sibuk bermain.

Multazam memilih untuk mengajak cucunya bersenda gurau, bercerita tentang masa kecil cucunya, Maulana Khariful Kafi (10th), dan kisah menarik lainnya.

“Ini cucu saya, tapi manggilnya Bapak. Karena bapaknya sudah lama pergi, nikah lagi, dan ibuknya kembali ke asalnya Banyuwangi. jadi sejak kecil, Maulana ini saya yang merawat”, jelas Multazam.

Berbeda dengan Maulana, Agustian Fauzil (11th) justru memilih memejamkan mata dan asyik membaca sholawat.

Ketua PC Fatayat NU Jepara, Nanik berharap acara sunatan massal gratis ini tidak hanya membantu anak-anak untuk disunat tapi juga mengedukasi pentingnya melakukan sunnah rasul membuang kulit kepala zakar dan juga upaya ikhtiar menjaga kesehatan dan kebersihan.

“Acara khitan massal ini tidak cuma khitan saja secara massal tapi sebenarnya pesan ini dapat dibuat pesan moral ke masyarakat, syiar bahwa kita harus melakukan sunnah rasul itu atau secara medis bahwa khitan itu kan sama dengan upaya untuk ikhtiar kesehatan dan kebersihan untuk menghindari kanker dsb. kayak gitu”, kata Nanik.

Pada sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWC NU Pecangaan, KH. Mulyono menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program sunatan massal.

“Semoga NU, Lazisnu, Fatayat dan semua Badan Otonom semakin berkah menebar manfaat untuk umat,” ungkapnya.

Pada kesempatan berbeda, Ketua PC LAZISNU Jepara K.H. Moh. Ma’shum Abdul Hamid, S.Pd.I, MM.,  berterimakasih atas antusiasme masyarakat. Dia menjelaskan bahwa setiap peserta yang disunat mendapatkan baju koko, peci, sarung, ikat pinggang, sandal, tas dan uang saku.

“Syukur alhamdulillah, Antusiasme masyarakat luar biasa. Semua ini tidak bisa berjalan tanpa bantuan PC NU, fatayat, pemerintah daerah dan saudara-saudara kita yg turut serta menyalurkan donasi. Semua fasilitas kami berikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang memang kekurangan ,” ungkapnya. (Lazisnujpr/MH).

Bersama PR Sukun, Lazisnu Jepara Santuni Seribu Anak Yatim Jepara

Jepara – Seribu anak yatim di Kabupaten Jepara mendapatkan santunan...

LAZISNU Jepara Salurkan Koin NU untuk Perbaiki Rumah Warga

Jepara- Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah...