LAZISNU JEPARA

LAZISNU PCNU Jepara Bantu Pemberangkatan Kembali 295 Santri ke Pesantren Jatim dan Jateng

Pemberangkatan santri kembali ke Pondok Pesantren oleh LAZISNU Jepara

Jepara – LAZISNU PCNU Jepara memberikan bantuan untuk pemberangkatan kembali 295 santri ke tiga pesantren di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Santri tersebut merupakan para santri dari Pondok Pesantren Ploso Kediri, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dan Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang.

Pelepasan dilakukan pada Kamis pagi, 4 Mei 2023, di depan Gedung PCNU Kabupaten Jepara oleh Ketua Tanfidziyyah PCNU Jepara, KH Charis Rohman, yang didampingi oleh Pengurus LAZISNU PCNU dan Keluarga Santri Jepara sebagai koordinator atau pelaksana kegiatan.

Ketua Tanfidziyyah PCNU dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini adalah salah satu bentuk aplikasi manfaat program koin NU yang dihimpun dari warga atau wali murid yang dikumpulkan setiap bulan melalui LAZISNU. “Dengan adanya program ini, manfaatnya dapat dirasakan kembali oleh semua lapisan masyarakat, termasuk santri yang sedang belajar menimba ilmu di pesantren.”

Keluarga Santri Jepara yang diketuai oleh KH Muharror juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh PCNU maupun LAZISNU serta pihak-pihak yang turut membantu. Ia menyebutkan bahwa hal ini menunjukkan bahwa pengurus NU hadir di tengah santri-santri yang merupakan generasi penerus dan calon ulama atau pemimpin masyarakat di masa yang akan datang. “Semoga kita bisa istiqomah, dan kegiatan ini dapat berjalan setiap tahunnya.”

Direktur LAZISNU PCNU Jepara, Aan Zainul Anwar, menambahkan bahwa LAZISNU Jepara menyambut baik atas kerjasama yang dilakukan. Aan menjelaskan bahwa LAZISNU hanya bertugas untuk menyalurkan dana zakat, infaq, dan shadaqah yang telah dihimpun dari warga, dan tentu berharap agar nilai manfaatnya bisa kembali dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.

“Ini merupakan bagian dari kepedulian kita kepada santri, semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para santri dan dapat membangun karakter santri yang bertanggung jawab,” pungkas Aan.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Balasan dan komentar